Jakarta - Bagaimana akhir penanganan rusuh mencekam di rutan Mako Brimob masih belum jelas. Di tengah upaya penanganan krisis, ISIS mengklaim mendalangi kerusuhan ini.

Klaim tersebut disampaikan ISIS melalui Amaq News Agency, kantor berita mereka melalui aplikasi Telegram. Pesan dalam bahasa arab tersebut kemudian dipublikasikan melalui situs kelompok intelijen SITE.

"Biro berita Islamic State melaporkan pejuang mereka terlibat dalam pertarungan dengan unit anti teror di dalam penjara yang ada di Jakarta," demikian pernyataan ISIS itu, Rabu (9/5/2018).



Apa betul ini ulah ISIS? Polri belum bisa dimintai konfirmasi mengenai hal ini. Pernyataan dari Polri masih sangat terbatas karena proses penanganan rusuh ini masih terus dilakukan.

Peristiwa ribut-ribut itu terjadi sejak sekitar pukul 22.00 WIB Selasa malam. Ada ribut antara tahanan dengan petugas yang diduga dipicu tindakan tahanan merebut senjata.
Sumber: Detik.com
Pengguna Kartu Perdana Cukup Merasa Terganggu dengan di berlakukannya sistem Registrasi Ulang oleh Operator, 60% pengguna kartu Kuota-Perdana merasa kesal saat nomor HandPhone nya di Blokir, sekarang penggunaan Perdana Kuota beralih menggunakan wifi, satu jaringan wifi bisa di gunakan oleh 10-20 pengguna SmartPhone dengan jarak 20 Meter masih bisa mengakses internet wifi secara kolektif, sehingga Masyarakat lebih memilih iuran wifi menjadi solusi sekaligus Trend baru.
Alasan pengguna kartu perdana Kuota beralih ke wifi adalah satu ketakutan data NIK KTP dan Kartu Keluarga disalahgunakan Menjelang Pilkada Serentak 2018 dan Pilpres 2019.   

Meskipun beberapa Lembaga Surpey Merilis Elektabilitas Prabowo Di Bawah Jokowi Semua itu bisa saja berubah seiring berjalannya waktu, Masyarakat menilai Lembaga Surpey Pilgub DKI Merilis Pasangan Ahok-Jarot Tertinggi waktu itu, Namun Seiring berjalannya waktu, suara Rakyat DKI Mengarah Kepada Pasangan Anis-Sandiaga. Banyak kalangan Masyarakat Menilai Lembaga Surpey Dibentuk untuk menarik minat Masyarkat Agar Mengikuti Hasil Surpey dan Memilih Pasangan calon yang Ratingnya lebih tinggi, ternyata Masyarakat tidak terpengaruh oleh upaya lembaga Surpey yang Menempatkan Calon Cagub DKI Ratingnya Paling Tinggi Justru Sebaliknya, Masyarakat lebih bergairah memilih pasangan yang Ratingnya paling rendah atau Menengah.   
Copyright © 2013 Gerakan Prabowo Subianto